mitos-wajah-sama-berarti-berjodoh

Pasangan Mirip, Apa Benar Berjodoh?

‘Kamu dan dia adalah pasangan yang mirip, berarti kalian jodoh.’ Kepercayaan ini memang ternyata sudah lama muncul dan semakin berkembang, bahkan tak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri salah satunya negara Amerika Serikat. Benarkah pernyataan ini? Fakta ataukah hanya mitos saja?

Pasangan Mirip Ternyata Bukan Kebetulan

Pasangan mirip biasanya bukan terlahir dengan wajah yang sama atau hanya kebetulan yang tiba-tiba terjadi. Ternyata, pasangan bisa terlihat mirip karena ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Salah satu penelitian yang dikembangkan oleh Robert Zajonc, salah seorang Psikolog University of Michigan, menjelaskan bahwa pasangan yang hidup bersama akan mengalami kemiripan dari waktu ke waktu. Semakin lama mereka akan semakin mirip. Hal ini dikarenakan kebiasaan berkomunikasi dan interaksi mereka setiap hari.

Tanpa sadar, orang-orang, terlebih lagi yang sering bersama akan melakukan mirroring alamiah satu sama lain. Maksudnya adalah meniru tanpa sadar. Satu sama lain akan meniru kebiasaan, gerakan, ekspresi, serta emosi sehingga semakin lama akan semakin terlihat mirip dan memiliki banyak kesamaan. Mirroring alamiah ini biasanya akan terjadi saat ada kepercayaan atau ‘trust’ yang terjalin di antara pasangan. Apalagi pada pasangan yang merasa bahagia dengan kehidupannya. Mereka akan semakin besar mengalami peningkatan kemiripan karena komunikasi yang sangat baik dan hubungan yang sangat dekat.

William and Kate visit Northern Ireland

Selain itu, pada tahun 2006, ilmuwan di University of Liverpool juga melakukan penelitian pada fenomena ini. Hasilnya, seseorang akan mengalami ketertarikan yang lebih besar pada pasangan yang memiliki kecocokan dalam kepribadian dan kebiasaan yang dilakukan. Karena itulah, dua orang yang berpasangan sering kali terlihat mirip.

Pasangan Mirip Belum Tentu Berjodoh

Penjelasan di atas memang bisa menjadi alasan untuk mendukung kepercayaan tersebut. Walau begitu, tidak bisa disimpulkan bahwa semua pasangan yang mirip adalah jodoh. Penelitian dari Columbia University menyatakan bahwa memiliki kepribadian yang terlalu mirip justru lebih cenderung tidak akan membuat hubungan bertahan lama. Kenyataannya, tak sedikit orang yang bila menjalani hubungan terlalu dekat dengan pasangan malah merasa tidak nyaman untuk saling terbuka.

Dibaca 536 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrShare on LinkedInPin on PinterestShare on StumbleUponShare on Reddit

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>